Oleh:
Nur Rachmansyah
Music Box
adalah sebuah film lawas produksi Tahun 1989 yang menceritakan kisah seorang pengacara perempuan. Di mana
pengacara perempuan tersebut berjuang membela seorang imigran dari Hungaria
yang dituduh sebagai penjahat perang. Yang lebih memberatkan bagi sang
pengacara ialah klien yang dibela kali ini adalah ayah kandungnya sendiri.
Di
dalam pengadilan pengacara perempuan yang bernama Anne Talbot (Jessica Lange)
menyampaikan dalam pembelaannya bahwa ayahnya merupakan korban kesalahan
identitas. Tetapi di dalam pengadilan, jaksa juga memiliki bukti yang sangat
kuat dalam dakwaannya. Sehingga di dalam pengadilan terjadi perdebatan yang
sangat sengit antara Anne Talbot dengan jaksa yang mengangani perkara. Jaksa
tidak habis kekurangan akal untuk membuktikan bahwa Michael J. Laszlo (Ayah
Anne Talbot) memang merupakan penjahat perang. Berbagai macam saksi didatangkan
ke pengadilan, bahkan para saksi dari Hungaria juga didatangkan ke pengadilan
untuk diperiksa.
Di
luar persidangan dalam perkara tersebut penduduk Amerika Serikat (AS) terjebak
dalam kontroversi. Ada kelompok yang menyatakan dan menuduh bahwa Michael J.
Laszlo memang merupakan penjahat perang dan harus dihukum seberat-beratnya.
Tetapi juga ada kelompok masyarakat yang mendukung Michael J. Laszlo dan
menyatakan ia tidak bersalah.
Alhasil,
karena kehebatan permbelaan dari Anne Talbot dan juga karena jaksa tidak mampu
membuktikan secara gamblang di dalam fakta persidangan. Maka hakim dalam
pengadlilan itu memutuskan bahwa Michael J. Laszlo tidak bersalah. Tetapi
permasalahan baru terjadi setelah Anne Talbot terbang ke Hungaria langsung. Di sana dia dipertemukan langsung dengan
orang-orang yang menjadi korban kekejaman pasukan Nazi dalam perang dunia
ke-II. Tidak hanya itu, Anne Talbot juga mendatangi tempat-tempat yang menjadi
saksi penyiksaan dan pembantai yang dilakukan tentara Nazi. Sampai suatu ketika
Anne Talbot, bertemu dengan seseorang yang memberikannya sebuah ‘kotak musik’
yang berisikan foto. Alangkah terkejutnya diirinya ketika melihat foto-foto
tersebut, karena isi fotonya adalah ayahnya yang melakukan penyiksaan terhadap
orang-orang yahudi. Di sinilah penyesalan dan dilematis melanda Anne Talbot.
Realitas yang terjadi bahwa selama ini ia membela dan membebaskan seorang
penjahat perang, meskipun sang penjahat perang tersebut itu adalah ayah
kandungnya sendiri.
Menurut
saya banyak hikmah yang dapat diambil dalam film tersebut terutama ditinjau
melalui perspektif hukum. Pertama,
dilihat dalam sistem peradilan yang tergambarkan di film ini. Di Amerika yang
menggunakan sistem hukum common law,
nampak sekali pengadilan benar-benar mencari kebenaran materil. Sehingga dalam
persidangannya Penasehat Hukum (Advokat) atau pun Jaksa bebas bereksplorasi
membuktikan argumentasi masing-masing. Bahkan dalam proses persidangannya
Pengacara dan jaksa boleh untuk berdiri dan berjalan di persidangan. Berbeda
dengan sistem peradilan di Indonesia, yang pengadilannya lebih banyak mencari
kebenaran formil. Sehingga peran Penasehat Hukum maupun Jaksa dipengadilan
terasa sangat ‘kaku’.
Kedua,
adalah dari sisi pengacara yang di mana tergambarkan melalui Anne Talbot. Di
dalam cerita film tersebut nampak sekali bagaimana tugas pengacara yang
sesungguhnya. Anne, meskipun pada awalnya terjebak dalam subyektifitas karena
memang klien yang dibelanya adalah ayahnya sendiri. Tetapi pada akhirnya
setelah melihat fakta-fakta secara empiris di lapangan ia menyadari dan
mengakui bahwa ayahnya memang benar-benar bersalah. Berbeda dengan banyak
pengacara yang ada di Indonesia, yang dalam anekdotnya sering diistilahkan
“Pengacara bukan membela yang benar tetapi membela yang bayar”. Tidak salah
anekdot tersebut sering diutarakan oleh banyak orang, karena memang seperti itu
realitas yang terjadi di Indonesia. Bahkan tidak heran apabila di Indonesia
sering ditemukan pengacara menjadi ‘Makelar Kasus’ (Markus). Yang harus menjadi
pelajaran bagi para pengacara ialah, dalam menangani kasus atau membela
seseorang janganlah terlalu terjebak dalam subyektifitas.
Ketiga,
pada subtansinya tugas pengacara ialah sebagai ‘Penegak Keadilan’ bukanlah
sebagai ‘Penegak Hukum’ belaka. Di dalam film ini dibuktikan bahwa dalam sistem
hukum di mana pun di dunia, keadilan selalu menjadi objek utama, bahkan di
Amerika Serikat sekalipun.

Judul Film : Music Box
Tahun Produksi : 1989
Genre :
Drama
Durasi :
124 menit
Sutradara : Costa-Gavras
Penulis :
Joe Eszterhas
Produksi :
Patrick Blossier
Produser : Irwin Winkler
Pemain :
Diperankan oleh,
Ø Jessica
Lange : Ann Talbot
Ø Armin
Mueller-Stahl : Mike Laszlo
Ø Frederic
Forrest : Jack Burke
Ø Donald
Moffat : Harry Talbot
Ø Lukas
Haas : Mikey Talbot
Ø Elżbieta
Czyżewska : Melinda Kalman
Ø James
Zagel (billed as "J.S. Block") : Judge Irwin Silver
Ø Michael
Rooker : Karchy Laszlo